You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Angkutan Umum Reguler Diajak Gabung ke PT Transjakarta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Angkutan Umum Reguler Diajak Gabung ke PT Transjakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau seluruh perusahaan otobus (PO) angkutan umum reguler, termasuk‎ Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) untuk bergabung ke manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) seperti yang telah dilakukan perusahaan Kopaja S66.

Kami berupaya mengajak semua perusahaan angkutan umum reguler di Jakarta ikut bersama kita

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, telah mengajak Metromini untuk bergabung ke manajemen PT Transjakarta dan ikut menerapkan sistem rupiah per kilometer.

Namun, kata Andri, perusahaan angkutan umum tersebut mengalami masalah internal yakni adanya dua kepemimpinan yang belum terselesaikan.

DKI Pelajari Penataan Kota dan Transportasi Kota Beijing

‎"Kami berupaya mengajak semua perusahaan angkutan umum reguler di Jakarta ikut bersama kita. Kalau Metromini atau Kowanbisata mau ikut, silakan. Asal mereka mampu siapkan busnya. Metromini masih ada masalah dua kepemimpinan. Kita nggak mungkin ajak dua-duanya," ujar Andri Yansyah, Jumat (25/9).

Sementara APTB, kata Andri, telah menyatakan siap bergabung menjadi satu manajemen dengan PT Transjakarta‎ untuk menerapkan sistem rupiah per kilometer.  Salah satu dari Operator APTB yang bersedia ikut bergabung yakni Perum PPD dengan jumlah armada 15 unit.

"Rute bus APTB PPD yang masuk dalam kota yaitu Bekasi-Pulogebang dan Bekasi-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kemarin, Direktur Utama Perum PPD menyatakan sudah siap terapkan sistem rupiah perkilometer," ungkapnya.

Andri berharap, MoU tentang revitalisasi angkutan umum yang telah ditandatangani bersama antara PT Transjakarta, Dishubtrans DKI dan perusahaan Kopaja S66 dapat mulai dilakukan pada akhir tahun ini.

"Setelah MoU, kita siapkan speknya. Silakan Kopaja beli. Kita nggak ikut campur. Kita sekarang lagi siapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kopaja," tandas Andri Yansyah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3452 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2347 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye935 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri